Entertainment pada
tahun 2000-an di mansa saya masih kecil adalah masa dimana dunia perfilman di
Indonesia masih berkualitas. Walaupun di tahun 2000-an, teknologi pada saat itu
masih belum canggih seperti di Negara-negara lain.
Pada saat saya masih
ingat masih berjayanya film Warkop DKI yang beranggotakan Dono, Kasino dan
Indro. Warkop adalah salah satu icon dalam
dunia lawak selain Grup Srimulat. Tidak lupa juga saya ingat film legenda
seperti Wiro Sableng, Sangkurinag dan sebagainya.
Entah kenapa, perfilman
di Indonesia sekarang tidak berkualitas lagi. Memang, ada film berkualitas
sampai mendapatkan penghargaan internasional seoerti The Raid dan Mirror,
tetapi itu hanya segelintir dari film yang tidak berkualitas. Perfilman
sekarang hanya film horror yang di bumbui dengan sedikit genre dewasa. Tidak
seperti film horror dulu seperti Jelangkung, Pocong, Setan ada di Sini, dan
sebagainya yang memang berkualitas, karena berkualitas film horror tersebut,
sampai-sampai ada yang trauma menonton film horror tersebut.
Sekarang, tidak hanya
dunia film yang tidak berkualitas, tetapi juga merambah kedunia sinetron dan
dunia usik. Sadarkah kita kalau dunia sinetron mempunyai konflik yang sama?
Ya, konflik dalam dunia sinetron mudah sekali ditebak dan bahkan adegan sintron tidak masuk akal.
Seperti, seseorang yang ingin ditabrak tetapi orang tersebit tidak menghindar
dan malah terkesan ‘ingin’ ditabrak sambil berteriak. Ada juga orang yang
sekarat di rumah sakit tetapi masih bisa ngomong ke orang-orang sekitarnya.
Kalau dunia musik,
Indonesia lebih suka mengelompokkan genre musik dan tidak mau mengeksplorasi
genre musik yang lain. Studio musik hanya mementingkan materi daripada kualitas
musik itu sendiri. Sehingga, dunia musik di Indonesia tidak berkembang. Tidak
seperti Korea Selatan yang berjuang keras dalam dunia entertainment-nya
sehingga membuat Kora Selatan sekarang dapat menembus entertainment dunia.
Untuk itulah, Indonesia
harus berjuang keras dalam dunia entertainment, sehingga membuat Indonesia bisa
menembus entertainment dunia.\
Tidak ada komentar:
Posting Komentar