Hari selasa lalu. Kelas gue (kelas IPS) dihebohkan oleh Scyther (eh, salah. maksudnya belalang) Entah kenapa, teman gue yang macho ini yang berinisial AYP takut dengan namanya belalang. Sebenarnya ada lagi sih yang takut. Dia berinisial I.S.T.I.N.A (itu inisial atau nama? Ah, lupakan).
Ceritanya
begini (Pak Raden Mode On)
Pada
selasa hari. Datanglah sang belalang yang gagah berani dengan hati lembut dan
sabarnya. Dia datang menghampiri kami dikoridor (sekolah gue lagi UN) dengan
salamnya yang lembut “selamat pagi kakak!”. Karena anggota kelas gue ada yang
sirik dengan keramahannya. Dia (inisial I.S.T.I.N.A) pun menendang belalang serangga tersebut
dengan tendangan jarak jauhnya (dulu pernah berguru sama Tsubasa Ozora).
Mungkin si I.S.T.I.N.A ini takut dengan belalang, makanya dia menendangnya.
Tetapi, dengan usaha yang gigih. Sang belalang pun bangkit kembali untuk
memperjuangkan hak kemerdekaannya. MERDEKA!!!. Dia pun melihat RB dan
menyerangnya. Tetapi apadaya, dia tak kuasa melawan sang dewa hardcore
(disarankan jangan mikir keras). RB pun memainkan dengan santainya. Si RB
sempat juga menaruhkan belalang tersebut di leher gue. Tetapi sang belalang tak
tega dengan kesucian dari hati gue (jangan muntah ya..), belalang berpindah ke
VK sang Playgroup Cinta. Sama seperti nasibnya dengan RB. Belalang tersebut
dimainkan kembali oleh VK. Bahkan si VK menyatakan cinta dengan belalang
tersebut (aduh playgroup cinta banget!). Tapi sang belalang menolak cinta dari
VK. Si VK pun marah karena ini baru pertama kalinya dalam semester 6 dia
ditolak cintanya oleh belalang tersebut (entah itu betina atau jantan). VK pun
melemparnya kearah AYP. Entah kenapa, belalang tersebut mendarat di meriam AYP
(jangan berpikir keras!). seketika AYP panik dan berdiri terus melompat untuk
melepas belalang tersebut. Dengan melihat itu, timbul-lah niat jahil VK untuk
melemparnya lagi. Dan ternyata, belalang mendarat kembali untuk kedua kalinya
di AYP dengan tempat mendarat yang sama. Karena panik lagi AYP melakukan
tindakan itu lagi untuk melepas belalang tersebut kembali. VK ingin
mengulanginya kembali, tetapi datang pidato dari bapak-bapak-an dari AFMR untuk
melepaskan belalang tersebut. Sang belalang pun senang dan bersalaman dengan
AFMR. Bahkan sang belalang sempat berfoto dengan AFMR.
Sekian.
Begitulah
cerita yang sedikit banyak ngaconya. Sebelumnya gue juga pernah memposting
cerita seperti itu. Heboh oleh Suatu Insiden.
Demikianlah
cerita gue. Samapai jumpa lagi dengan postingan selanjutnya. Bye J
Tidak ada komentar:
Posting Komentar