Sabtu, 04 Januari 2014

Edisi Buang Artikel : Dulu dan Sekarang

Halo guys. Kali Ini gue nggak ngebahas apa-apa. Cuma mau taruh artikel yang lama disini. Sekalian share curhatan teman-teman gue dulu. Cekidot!


Artikel 18 Juli 2012

Dulu Dan Sekarang

Perubahan – perubahan ini sangat miris menurut saya. Seharusnya ada tindakan yang lebih serius untuk menangani ini. Terutama untuk melindungi SDA. ‘Kerakusan’ manusia untuk memperkaya diri sudah seharusnya dikendalikan . Sudah seharusnya sebagai generaqsi muda kita melindungi SDA dan memunculkan budaya perduli dengan orang lain. (Elga Venti Pravitasari)

Pada waktu saya kelas 2 SD. Di daerah saya di Malinau hutan masih rimbun dan kendaraan masih sedikit. Tapi sejak saya kelas 6 SD, jalan mulai diperhatikan, jalan mulai di aspal. Kendaraan mulai ramai dan berlalu-lalang. Tapi pada waktu saya sudah kelas 2 SMP sampai sekarang, jalan telah rusak banyak lubang.. Karena saking  banyaknya kendaraan, ada yang tidak mematuhi peraturan lalu lintas, tidak memakai helm dan ada juga yang kebut-kebutan yang dapat menimbulkan resiko yang sangat fatal. (Gun)

Kini jaman telah berubah, contohnya pada anak-anak kecil atau ramja masa sekarang. Biasanya anak-anak kecil yang dulunya suka nyanyikan lagu anak kecil, rata-rata mereka sudah pada nyanyi lagu-lagu dewasa (cinta) yang belum tentu mereka tahu arti dari lagu itu. Anak-anak kecil yang dulu suka bermain rakit-rakitan atau permainan anak kecil lainnya, kini mereka sudah pada bermain dengan HP atau alat elektronik lainnya yang membuat mereka menjadi malas bahkan mungkin mereka bisa membuka situs-situs negative anpa pengawasan dari orang tua. Ditinjau dari segi tontonan biasanya anak-anak pada suka menonton siaran khusus anak kecil, tetapi mereka lebih suka menonton sinetron yang justru itu tidak baik untuk mereka. Dan bahkan, rata-rata adegan dari kartun atau sinetron  yang menunjukan adegan kekerasan atau tidak senonoh yang tidak layak untuk dilihat oleh anak kecil. Tidak itu saja, bahkan banyak dari anak-anak di bawah umur sudah pada menggunakan motor untuk balap-balapan yang menurut mereka itu keren, tapi mereka tidak sadar bahwa itu justru membahayakan nyawa merka dan orang-orang sekitar. Anak-anak kecil sudah mengenal yang namanya pacaran bahkan tidak banyak dari mereka sudah pada menggunakan narkoba dan bahkan sudah menjadi pengedar narkoba. Ini adalah kasus kecil dari perubahan social yang terjadi pada anak-anak kecil dan ini terjadi tentu dari kurangnya pengawasan orang tua mereka. (Iyaomil Akhir Burhan)

Dulu ditempat saya, tempat tinggal saya sejuk dan tentram. Sejak makin maraknya perizinan tambang batu bara ada. Sekarang tempat tinggal saya tidak lagi sejuk dan tentram. Ditambah makin brutalnya anak dibawah umur ikut-ikutan merokok dan balapan liar sehingga membuat masyarakat sekitarnya merasa terganggu  karena adanya balapan liar pada saat tengah malam. Saran saya adalah perlu adanya pengawasan dari orang tua agar anak-anak mereka tidak meniru kebiasaan yang tidak baik bagi mereka. (Rizal Kurniawan)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar